• Mori Manjusri’s Archives

  • Mori Manjusri’s Categories

  • Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images
  • Mori Manjusri’s Posting

  • Mori Manjusri’s Event

    Jadwal Pertandingan FC Barcelona musim 2015/2016June 15th, 2015
    Untuk mengetahui jadwal pertandingan FC Barcelona musim 2015/2016, kunjungi http://www.fcbarcelona.co.id/football/first-team/calendar
  • Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images
  • Mori’s Manjusri Top Posts & Pages

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 69 other followers

  • Mori Manjusri's Diary

  • Mori Manjusri’s Community

Pancasila sebagia Ideologi yang Reformatif, Dinamis, dan Terbuka


Pancasila sebagai suatu ideologi tidak bersifat kaku dan tertutup, namun tetap saja bersifat reformatif, dinamis, dan terbuka. Hal ini dimaksudkan bahwa ideologi pancasila adalah bersifat aktual, dinamis, dan antisipatif, dan senantiasa mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman, IPTEK, serta dinamika perkembangan aspirasi masyarakat. Keterbukaan ideologi pancasila bukan berarti mengubah nilai- nilai dasar yang terkandung didalamnya, namun mengeksplisitkan wawasannya secara lebih kongkrit sehingga memiliki kemampuan yang reformasif untuk memecah masalah- masalah aktual yang senantiasa berkembang seiring dengan aspirasi rakyat, perkembangan IPTEK, serta zaman.

Dalam ideology terbuka terdapat cita – cita dan nilai – nilai yang mendasar yang bersifat tetap dan tidak berubah sehingga langsung bersifat operasional, oleh karena itu setiap kali harus dieksplisitkan. Eksplisitasi dilakukan dengan menghadapkannya pada berbagai masala yang selallu silih berganti melalui refleksi yang rasional sehingga terungkap makna operasionalnya. Dengaan demikian penjabaran ideology dilaksanakan dengan interpretasi yang kritis dan rasional (Soeryanto, 1991:59). Sebagai suatu conth keterbukaan ideology pancasila antara lain dalam kaitannya dengan kebebasan berserikat berkumpul sekarang terdapat 48 partai politik, dalam kaitan dengan ekonomi (misalnya ekonomi kerakyatan), demikian pula dalam kaitannya dengan pendidikan, hukum, kebudayaan, iptek, hankam dan bidang lainnya.

Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia yang tak lain adalah ideologi terbuka.  Pancasila sebagai ideologi terbuka artinya nilai-nilai dasar Pancasila bersifat tetap, namun dapat dijabarkan menajdi nilai instrumental yang berubah dan berkembang secara dinamis dan kreatif sesuai dengan kebutuhan perkembangan masyarakat Indonesia. Tatanan nilai mempunyai tiga tingkatan ( fleksibelitas ideology pancasila mengandung nilai-nilai sebagai berikut :

  1. Ciri-ciri ideology terbuka

a. Nilai Dasar, merupakan esensi dari sila-sila pancasila yang bersifat universal. Nilai dasar ideology tertuang dalam pembukaan UUD 45. Sehingga pembukaan UUD 45 memuat nilai-nilai dasar ideology pancasila. Sebagai ideology terbuka, nilai inilah yang bersifat tetap dan terlekat pada kelangsungan hidup Negara

b. Nilai Instrumental, merupakan arahan, kebijakan, strategi, sasaran serta lembaga pelaksanaan. Nilai instrumental ini merupakan eksplisitasi, penjabaran lebih lanjut dari nilai-nilai dasar ideology pancasila.

c. Nilai Praksis, merupakan realisasi nilai-nilai instrumental dalam suatu realisasi pengalaman yang bersifat nyata. Maksudnya, dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Selain memiliki aspek-aspek yang bersifat ideal, ideologi juga haru memiliki norma yang jelas karena ideology harus mampu direalisasikan dalam kehidupan praksisyang merupakan suatu aktualisasi secara kongkret. Oleh karena itu, pancasila sebagai ideology terbuka secara structural memiliki tiga dimensi yaitu :

  1. Dimensi Idealistis, merupakan nilai-nilai dasar yang terkandung dalam pancasila yang bersifat sistematis, rasional, dan menyeluruh, yaitu hakikat nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan.
  1. Dimensi Normatif, merupakan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila perlu dijabarkan dalam suatu system norma, sebagaimana terkandung dalam norma-norma kenegaraan.
  1. Dimensi Realistis, merupakan suatu ideology harus mampu mencerminkan realitas yang hidup dan berkembang dalam masyarakat .

Ideologi pancasila bukanlah merupakan suatu “doktrin” belaka yang bersifat tertutup yang merupakan norma-norma beku, melainkan disamping memiliki idealism, pancasila juga bersifat nyata dan reformatif yang mampu melakukan perubahan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Pety Nopiyanti

a student of Muhammaadiyah University

Buat Video Tahunanmu Sendiri!

Kami mendukung anda untuk maju.

sineasmudaindonesia

A topnotch WordPress.com site

%d bloggers like this: