• Mori Manjusri’s Archives

  • Mori Manjusri’s Categories

  • Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images
  • Mori Manjusri’s Posting

  • Mori Manjusri’s Event

    Jadwal Pertandingan FC Barcelona musim 2015/2016June 15th, 2015
    Untuk mengetahui jadwal pertandingan FC Barcelona musim 2015/2016, kunjungi http://www.fcbarcelona.co.id/football/first-team/calendar
  • Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images
  • Mori’s Manjusri Top Posts & Pages

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 69 other followers

  • Mori Manjusri's Diary

  • Mori Manjusri’s Community

PRINSIP DAN PENGEMBANGAN KTSP 2006


    KTSP disusun untuk menciptakan pendidikan Indonesia yang berkualitas dan unggul. Penyusunan kurikulum ini berdasarkan pada perbedaan kepentingan setiap satuan pendidikan didaerah dalam mengembangkan pendidikan. Selain itu, pengembangan dan penerapan kurikulum di sekolah berdasarkan pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta berdasarkan pada pendapat komite sekolah.

A.Prinsip Pengembangan KTSP

1)      Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, kepentingan peserta didik, dan lingkungannya

2)      Beragam dan terpadu

3)      Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengatahuan, teknologi, dan seni

4)      Relevan dengan kebutuhan kehidupan

5)      Menyeluruh dan berkesinambungan

6)      Belajar sepanjang hayat

7)      Keseimbangan antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah

 

B. Landasan Pengembangan KTSP

      Terdapat lima hal yang menjadi landasan dalam pengembangan KTSP, yaitu sebagai berikut:

a. Undang- Undang Dasar 45

       Pasal 31 dalam Undang- Undang Dasar 1945 menyebutkan bahawa yang menjadi landasan dalam pengembangan KTSP yaitu:

1)      Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan, setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya

2)      Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional;

 

b. Undang-Undang Republik Indonesia, Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

·        Pasal 1 ayat (19) menyebutkan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

·        Pasal 35 ayat (2), menyebutkan bahwa standar nasional pendidikan digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, dan pembiayaan.

 

c. Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan

·        Pasal 1 ayat 5 menyebutkan bahwa standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu

·        Pasal 5 ayat (1)  menyebutkan bahwa standar isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.

 

d. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi

     Pasal 1 Permendiknas No. 22 tahun 2006 menyebutkan bahwa standar isi (SI) merupakan penggabungan antara materi dan kompetensi dalam mencapai kompetensi lulusan pada jenis dan jenjang tertentu. Standar isi memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum, Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) disetiap mata pelajaran dan tiap jenjang pendidikan. Dengan demikian, terdapat perbedaan standar isi yang digunakan dalam pembelajaran disetiap jenjang dan jenis pendidikan di Indonesia, misalnya standar isi antara Madrasah Ibtadiyah dengan standar isi Madrasah Aliyah. Perbedaan tersebut disebabkan oleh standar kompetensi lulusan yang digunakan di sekolah dan jenjang pendidikan tersebut.

 

e. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan

    Pasal 1 Permendiknas No. 23 tahun 2006 menyebutkan bahwa standar kompetensi lulusan (SKL) merupakan pedoman yang digunakan dalam mentukan kelulusan peserta didik, yang meliputi kompetensi lulusan minimal satuan pendidikan dasar dan menengah, standar kompetensi lulusan minimal kelompok mata pelajaran, dan standar kompetensi lulusan minimal mata pelajaran. Penentuan kelulusan peserta didik harus berdasarkan pada sikap, kemampuan, dan keterampilan yang dimiliki oleh peserta didik tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Pety Nopiyanti

a student of Muhammaadiyah University

Buat Video Tahunanmu Sendiri!

Kami mendukung anda untuk maju.

sineasmudaindonesia

A topnotch WordPress.com site

%d bloggers like this: