• Mori Manjusri’s Archives

  • Mori Manjusri’s Categories

  • Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images
  • Mori Manjusri’s Posting

  • Mori Manjusri’s Event

    Jadwal Pertandingan FC Barcelona musim 2015/2016June 15th, 2015
    Untuk mengetahui jadwal pertandingan FC Barcelona musim 2015/2016, kunjungi http://www.fcbarcelona.co.id/football/first-team/calendar
  • Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images
  • Mori’s Manjusri Top Posts & Pages

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 69 other followers

  • Mori Manjusri's Diary

  • Mori Manjusri’s Community

Landasan Pembentukan Kurikulum di Indonesia, oleh Mori Manjusri


     Kurikulum pada dasarnya merupakan seperangkat rencana yang digunakan dalam menggapai tujuan pendidikan, yang terdiri atas tujuan, subjek pembelajar, material, dan metodelogi. Untuk membentuk kurikulum, terdapat beberapa hal yang mesti diperhatikan misalnya landasan hukum, philosofi, phisikologis, sosial budaya, dan teknologi. Kesemua komponent tersebut merupakan landasaan yang digunakan dalam sebuah kurikulum.

a). Landasan Hukum

       Untuk membentuk atau menerapkan suatu kurikulum, diperlukan semacam landasan yang menaungi keberadaan kurikulum tersebut, misalnya Undang- Undang Dasar. Dengan adanya Undang- Undang, maka keberadaan kurikulum tersebut akan menjadi syah atau legal dimata hukum. Sebagai contoh yaitu pada kurikulum 2013 yang berlandaskan pada Undang- Undang Dasar No. 20 tahun 2003, serta kurikulum- kurikulum lainnya.

b). Philosofi

      Philosofi merupakan nilai yang terkandung didalam kurikulum untuk membentuk manusia yang sempurna dan sebagai acuan dalam menggapai tujuan pendidikan. Philosofi dalam pembentukan kurikulum ini meliputi entimologi, proses dan manfaat.

c). Phisikologi

      Phisikologi ini dilihat dari karakter pembelajar dalam suatu proses pembelajaran, karena setiap pembelajar mempunyai perbedaan dengan yang lainnya. Dengan demikian, dalam penerapan metode dalam pembelajaran mesti memperhatikan perbedaan tersebut, baik pada perbedaan lahiriah maupun batiniah. Selain itu, penerapan kurikulum mesti memperhatikan siapa yang akan diarjar, karena setiap perbedaan pelajar akan berbeda dalam penerapan pembelajaran. Contoh kongkritnya yaitu pada usia, jenis kelamin, kecerdasan, dan budaya.

d). Sosial Budaya

     Dalam membentuk suatu kurikulum mesti memperhatikan dan mempertimbangkan sosial dan budaya pada suatu daerah, karena penerapan suatu kurikulum akan berhasil jika kurikulum tersebut bisa berkaitan dengan sosial budaya dan tidak bertolak belakang di suatu daerah. Dalam hal ini, kurikulum hendaknya mesti memberikan otonomi khusus pada suatu daerah, misalnya keperluan suatu daerah akan suatu hal.

e). Teknologi

      Kurikulum sebaiknya memperhatikan perkembangan teknologi, karena dengan adanya teknologi tersebut akan memudahkan dalam proses pembelajaran, misalnya perkembangan akan LCD, AC, dan lain- lain dalam pembelajaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Pety Nopiyanti

a student of Muhammaadiyah University

Buat Video Tahunanmu Sendiri!

Kami mendukung anda untuk maju.

sineasmudaindonesia

A topnotch WordPress.com site

%d bloggers like this: