• Mori Manjusri’s Archives

  • Mori Manjusri’s Categories

  • Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images
  • Mori Manjusri’s Posting

  • Mori Manjusri’s Event

    Jadwal Pertandingan FC Barcelona musim 2015/2016June 15th, 2015
    Untuk mengetahui jadwal pertandingan FC Barcelona musim 2015/2016, kunjungi http://www.fcbarcelona.co.id/football/first-team/calendar
  • Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images
  • Mori’s Manjusri Top Posts & Pages

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 69 other followers

  • Mori Manjusri's Diary

  • Mori Manjusri’s Community

Pengalaman Pertama di Kuliah di UMY oleh Mori Manjusri


          Semua orang mempunyai yang namanya pengalaman. Pengalaman tersebut bisa berupa pengalaman yang menyenangkan ataupun pengalaman yang menyedihkan. Disini, Mori Manjusri akan berbagi cerita tentang pengalamannya ketika dirinya menempuh kuliah di UMY, tepatnya di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris.

            Pada saat ini, Mori Manjusri merupakan seorang mahasiswa pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadyah Yogyakarta. Dia (Mori Manjusri) pada saat ini sedang menempuh semester yang keempat dari 8 semester (perkiraan). Sekitar 1,7 tahun yang lalu, Mori Manjusri berangkat dari rumahnya yang terletak di Dusun Sepinggan Kecil, Kabupaten Sambas untuk mendaptar kuliah di Solo. Dengan menggunakan pesawat terbang, Mori Manjusri berangkat ke Solo, Jawa Tengah. Akan tetapi, keinginannya tidak terwujud untuk menempuh pendidikan di Solo sehingga Mori Manjusri mendaftar kembali di tempat yang berbeda, tepatnya di Yogyakarta. Setiba di Yogyakarta, Mori Manjusri terasa canggung melihat kehidupan masyarakat di Yogyakarta. Hal ini ditambah lagi dengan keberadaan dirinya ketika melihat pasar Malioboro, yang pada saat itu Mori Manjusri hanya mendengar malioboro di televisi dan hanya angan- angan Mori Manjusri saja.

            Seiring waktu, Mori Manjusri pun mendaftar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan mengambil jurusan ilmu keperawatan dan pendidikan bahasa inggris. Setelah di test CBT, Mori Manjusri akhirnya lulus di jurusan Pendidikan bahasa Inggris dengan hasil yang memuaskan. Setelah diterima di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UMY, Mori Manjusri pun kemudian mendaftar tempat tinggal di University Resident (UNIRES) UMY. Setelah mendaptar di UMY dan UNIRES, akhirnya Mori Manjusri pun kemudian kembali ke rumahnya di Sambas, Kalimantan Barat. Dengan menggunakan Kapal Laut, Mori Manjusri berangkat dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang menuju ke Pelabuhan Dwi Kora Pontianak. Setiba di Pontianak, Mori Manjusri bertemu dengan kekasih hatinya yang bernama Tiara. Pada bulan september 2011 Mori Manjusri pun akhirnya kembali ke Yogyakarta. Dengan di antar Tiara di pelabuhan Dwi Kora Pontianak, Mori Manjusri pun meninggalkan orangtuanya, keluarganya, pacarnya, tanah lahirnya, serta bumi Khatulistiwa dalam waktu satu tahun.

Setiba di Yogyakarta, Mori Manjusri tinggal di UNIRES UMY. Di UNIRES UMY, Mori Manjusri mendapatkan banyak teman yang berbeda jurusan serta berbeda daerah asal. Sebut saja Septian yang berasal dari Belitung, Dwi berasal dari Bangka, Frenda dari Bangka, Aris dari Aceh, Dian dari Tasik Malaya, Sulaiman dari Thailand, serta teman- teman yang lainnya. Dari UNIRES UMY juga, Mori Manjusri mendapatkan banyak pengalaman- pengalaman, seperti mengetahui suasana kehidupan di Yogyakarta, mengembangkan ilmu keagamaan, dan lain- lain.

            Ketika hari pertama masuk kuliah, Mori Manjusri dan teman- teman yang lainnya mengikuti MATAF Jurusan, Fakultas, dan OSDI Kampus. Dari situ, Mori Manjusri banyak mendapatkan teman dan kenalan. Dari sekian banyak teman yang Mori Manjusri kenal, Guntur Triantaka merupakan teman pertama yang Mori Manjusri kenali di Kampus. Selanjutnya, Mori Manjusri juga berkenalan bersama Ibnu Muslim Putra, Maya, dan lain- lain. Setelah mengikuti OSDI dan MATAF, Mori Manjusri dan teman mahasiswa lainnya kemudian memasuki masa perkuliahan untuk pertama kalinya. Ketika itu, perasaan Mori Manjusri sangat senang bercampur haru, mengingat keinginannya untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi sudah terwujud. Di hari pertama itu pula, Mori Manjusri mengenali dosen- dosen yang mengajarnya di Jurusan Pendidikan bahasa Inggris UMY, seperti Bapak Gendroyono, Bapak Jati, Ibu Sri Sudarsi, Ibu Maryam, Ibu Noor Qomaria, dan Bapak Endro. Selain dosen, Mori Manjusri juga mengenali teman- temannya di kelas A, seperti Devi Hermawati, Dita Merintalani, Wildan, Vico, Guntur, Alep, Tika, Rohaini, Deshinta, dan lain- lain.

            Seiring waktu, ternyata Mori Manjusri sudah selesai menempuh pendidikannya pada semester 1 di jurusan Bahasa Inggris UMY. Berdasarkan hasil selama semester 1 itu, nilai Mori Manjusri agak lumayan dengan mendapat dua buah nilai C+, yang matakuliahnya merupakan dasar menulis. Setelah direnungi, intropeksi diri, serta konsultas sama dosen yang bersangkutan, ternyata Mori Manjusri lemah dalam bagian menulis. Di semester kedua, Mori Manjusri semakin terpacu untuk lebih mengembangi diri di dalam menulis. Ada pepatah mengatakan bahwa ada jalan menuju Mekkah, itulah yang Mori Manjusri katakan. Keinginan Mori Manjusri untuk mengembangkan diri didalam menulis pun didukung oleh matakuliah “Online Computer” yang berisikan mengenai pembuatan dan pengembangan blog. Online computer pada semester dua di ajarkan oleh Bapak Gendroyono kepada mahasiswa, termasuk kepada Mori Manjusri. Dengan adanya Blog, Mori Manjusri semakin tertantang untuk menulis lebih banyak dan “Be a Master in Writing”. Alhasil, Mori Manjusri pada saat ini sudah menulis ratusan tulisan di blog yang di milikinya (https://morimanjusri.wordpress.com).

            Setelah selesai mengikuti pelajaran kuliah di semester 1, 2, dan 3 di kelas A, Mori Manjusri pun merasakan adanya hal yang aneh yang ia temukan. Setelah mengadakan perenungan dan pemikiran yang matang, akhirnya Mori Manjusri pada semester ke 4 untuk untuk pindah kelas, yaitu tepatnya di kelas B. Di kelas B, Mori Manjusri berkenalan dengan teman- teman selain kelas A, seperti Leny, Arvan, Tiar, Kenang, Maya, dan teman- teman yang lainnya. Di kelas B juga, Mori Manjusri akhirnya menemukan apa yang dia inginkan (untuk saat ini).

            Setelah mengarungi kuliah di UMY tepatnya di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Mori Manjusri dapat menemukan banyak pengalaman yang begitu berharga di dalam hidupnya, seperti hidup dan tinggal yang sangat jauh dari orang tua, mengetahui suasana kehidupan di Yogyakarta, mengenali teman- teman yang datangnya dari seluruh Indonesia, belajar dan mengetahui lebih jauh lagi tentang bahasa Inggris, dan merasakan menjadi anak kuliahan. Diakhir tulisan ini Mori Manjusri memberikan satu saran bahwa “jangan takut untuk mengambil suatu keputusan, walaupun keputusan tersebut sulit untuk di ambil”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Pety Nopiyanti

a student of Muhammaadiyah University

Buat Video Tahunanmu Sendiri!

Kami mendukung anda untuk maju.

sineasmudaindonesia

A topnotch WordPress.com site

%d bloggers like this: