• Mori Manjusri’s Archives

  • Mori Manjusri’s Categories

  • Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images
  • Mori Manjusri’s Posting

  • Mori Manjusri’s Event

    Jadwal Pertandingan FC Barcelona musim 2015/2016June 15th, 2015
    Untuk mengetahui jadwal pertandingan FC Barcelona musim 2015/2016, kunjungi http://www.fcbarcelona.co.id/football/first-team/calendar
  • Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images
  • Mori’s Manjusri Top Posts & Pages

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 69 other followers

  • Mori Manjusri's Diary

  • Mori Manjusri’s Community

Pengertian Filsafat


      Secara etimologis istilah “filsafat” berasal dari bahasa Yunani “philein” yang artinya “cinta” dan “sophosyang artinya “hikmah” atau “kebijaksanaan” atau “wisdom” (Nasution, 1973). Jadi secara harfiah istilah “filsafat” mengandung makna cinta dan kebijaksanaan. Dan hal ini sesuai dengan sejarah timbulnya ilmu pengetahuan, yang sebelumnya dibawah naungan filsafat.

 Image    Namun, jikalau kita membahas pengertian filsafat dalm hubungannya dengan lingkup bahasanya maka mencangkup banyak bidang  bahasan antara lain tentang manusia, alam, pengetahuan, etika, logika, dan lain sebagainya. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan maka muncul pula filsafat yang berkaitan dengan bidang – bidang ilmu tertentu antara lain filsafat politik, social, hokum, bahasa, ilmu pengetahuan, agama dan bidang – bidang ilmu lainnya. Dalam wacana ilmu pengetahuan, banyak orang memandang bahwa filsafat adalah merupakan bidang ilmu yang rumit, kompleks dan sulit dipahami secara defenitif.

     Namun demikian sebenarnya pendapat yang demikian ini tidak selamanya benar. Selama manusia hidup sebenarnya tidak seorangpun dapat menghindar dari kegiatan berfilsafat. Dengan lain perkataan setiap orng dalam hidupnya senantiasa berfilsafat, sehingga berdasarkan kenyataan tersebut maka sebenarnya filsafat itu sangat mudah dipahami.

Filsafat dapat dikelompokan menjadi dua macam yaitu sebagai berikut.

Pertama : Filsafat sebagai produk yang mencangkup pengertian.

1.Filsafat sebagai jenis pengetahuan, ilmu, konsep, pemikiran – pemikiran dari para filsuf pada zaman dahulu yang lazimnya merupakan suatu aliran atau system filsafat tertentu, misalnya rasionalisme, materialism, pragmatism, dan lain sebagainya.

2.Filsafat sebagai suatu jenis problema yang dihadapi oleh manusia sebagai hasil dari aktivitas berfilsafat. Jadi manusia mencar suatu kebenaran yang timbul dari persoalan yang bersumber pada akal manusia.

Kedua : Filsafat sebagai suatu proses,

     Dalam hal ini filsafat diartikan dalam bentuk suatu aktivitas berfilsafat, dalam proses pemecahan suatu permasalahan dengan menggunakan suatu cara dan metode tertentu yang sesuai dengan objeknya. Dalam pengertian ini filsafat merupakan suatu system pengetahuan yang dinamis. Filsafat dalam pengertian ini tidak lagi hanya merupakan suatu kumpulan dogma yang hanya diyakini, ditekuni dan dipahami sebagai suatu nilai tertentu tetapi lebih merupakan suatu aktivitas berfilsafat, suatu proses yang dinamis dengan menggunakan suatu metode tersendiri.

Adapun cabang – cabang filsafat yang pokok adalah sebagai berikut :

1.Metafisika, yang membahas tentang hal –hal yang bereksistensi dibalik fisis, yang meliputi bidang – bidang, ontology, kosmologi dan antropologi.

2.Epistomologi, yang berkaitan dengan persoalanhakikat pengetahuan

3.Meteodologi, yang berkaitan dengan persoalan hakikat metode dalam ilmu pengetahuan.

4.Logika, yang berkaitan dengan persoalan filsafat berfikir, yaitu rumus – rumus dan dalil –dalil berfikir yang benar.

5.Etika, yang berkaitan dengan moralitas, tingkah laku manusia.

6.Estetika, yang berkaitan dengan persoalan hakikat keindahan.

 

   Berdasarkan cabang – cabang filsafat inilah kemudian muncullah berbagai macam aliran dalam filsafat.

Rumusan Kesatuan Sila – sila Pancasila Sebagai Suatu Sistem

Pancasila yang terdiri atas lima sila pada hakikatnya merupakan suatu system filsafat. Pengertian system adalah suatu kesatuan bagian – bagian yang saling berhubungan, saling bekerja sama untuk suatu tujuan tertentu dan secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan yang utuh. System lazimnya memiliki ciri – ciri sebagai berikut :

1.)    Suatu kesatuan bagian – bagian

2.)    Bagian – bagian tersebut mempunyai fungsi sendiri –sendiri

3.)    Saling berhubungan dan saling ketergantungan

4.)    Keseluruhannya dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan tertentu (tujuan sistem)

5.)    Terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks (Shore dan Voich, 1974).

Pancasila yang terdiri atas bagian – bagian yaitu sila – sila Pancasila setiap sila pada hakikatnya merupakan suatu asas sendiri, fungsi sendiri – sendiri namun secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan yang sistematis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s