• Mori Manjusri’s Archives

  • Mori Manjusri’s Categories

  • Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images
  • Mori Manjusri’s Posting

  • Mori Manjusri’s Event

    Jadwal Pertandingan FC Barcelona musim 2015/2016June 15th, 2015
    Untuk mengetahui jadwal pertandingan FC Barcelona musim 2015/2016, kunjungi http://www.fcbarcelona.co.id/football/first-team/calendar
  • Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images
  • Mori’s Manjusri Top Posts & Pages

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 69 other followers

  • Mori Manjusri's Diary

  • Mori Manjusri’s Community

Zaman Penjajahan Jepang di Indonesia


    Ada pepatah yang mengatakan bahwa “Setelah masuk di mulut Buaya, masuk lagi kemulut Singa”. Itu merupakan pepatah yang sesuai untuk Bangsa Indonesia, karena setelah Belanda menjajah Indonesia kemudian disusul oleh Jepang yang menjajah Indonesia. Kedua negara tersebut telah menimbulkan banyak kerugian baik secara material, moral, religius, serta banyaknya kesengsaraan, kemiskinan, keterbelakangan pendidikan tiap daerah di Indonesia.

   Untuk meluruskan dan menarik simpati rakyat Indonesia, Jepang menggunakan propaganda mereka yang bernama 3A, yang bermaksut Jepang Cahaya Asia, Jepang Pelindung Asia, dan Jepang Pemimpin Asia.

   Pada waktu perang dunia ke dua, Jepang merupakan sebuah negara yang sangat kuat dan berhasil dibidang militer. Jepang juga telah berhasil menandingi kekuatan Sekutu, yaitu dengan penyerangan Jepang di pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Hawai yang dimenangkan oleh Jepang.

    Di Indonesia itu sendiri, telah banyak perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Indonesia terhadap Jepang. Perlawanan rakyat Indonesia melawan Jepang dapat dibedakan menjadi 3 cara, yaitu perlawanan secara kerjasama, perlawanan dibawah tanah, dan perlawanan angkat senjata. Adapun penjelasan mengenai pengelompokan perlawanan tersebut ialah sebagai berikut:

  1. Perlawanan secara kerjasama

Maksutnya disini ialah perlawanan yang dilakukan secara halus dan tidak menggunakan kekerasan, seperti secara diplomasi atau perundingan. Pada bulan Maret 1943, Jepang membentuk Putera (Pusat Tenaga Rakyat) dengan tujuan untuk menggerakkan hati rakyat Indonesia untuk melawan Sekutu. Para pemimpin Putera, seperti Ir. Sukarno, Moh. Hatta, Ki Hajar Dewantara, dan K.H. Mas Mansyur telah menggunakan posisi jabatan strategis ini untuk mengajak rakyat Indonesia melawan Jepang.

  1. Perlawanan dibawah tanah

Yang dmaksutkan dengan perlawanan dibawah tanah ialah perlawanan yang dilakukan secara tertutup dan rahasia. Tokoh- tokoh yang melakukan perlawanan dibawah tanah ini merupakan orang- orang yang bekerja pada instansi- instansi buatan Jepang.

Adapun Tokoh- tokoh terkenal yang melakukan perlawanan dibawah tanah ialah sebagai berikut:

  • Kelompok Sukarni

  Tujuan dari kelompok Sukarni ini ialah untuk menyebarluaskan cita-cita kemerdekaan, menghimpun orangorang yang berjiwa revolusioner, dan mengungkapkan kebohongan-kebohongan yang dilakukan oleh Jepang.

  Adapun yang tokoh- tokoh terkenal di kelompok Sukarni ini seperti Adam Malik, Kusnaeni, Pandu Wiguna, dan Maruto Nitimiharjo.

  • Kelompok Ahmad Subarjo
  • Kelompok Sutan Syahir
  • Kelompok Pemuda

Adapun tokoh muda yang terkenal dalam melawan penjajahan Jepang seperti  Chaerul Saleh, Darwis. Johar Nur, Eri Sadewo, E.A. Ratulangi, dan Syarif Thayeb.

 

c.Perlawanan secara angkat senjata

  Adapun perlawanan- perlawanan secara angkat senjata oleh rakyat Indonesia ialah sebagai berikut:

   1). Perlawanan di Aceh

  Perlawanan rakyat Aceh melawan Jepang ini terjadi pada tanggal 10 November 1942 di Cot Plieng, Aceh. Pemimpin rakyat Aceh ini melawan Jepang dipimpin oleh Tengku Abdul Djalil.

   Penyerangan Jepang di Aceh ini dilakukan sebanyak 3 kali, yang mana dua kali penyerangan Jepang dapat digagalkan oleh rakyat Aceh dan Jepangpun bisa dipukul mundur. Akan tetapi pada penyerangan ketiga, Jepang berhasil menaklukkan pasukan yang dipimpin oleh Tengku Abdul Djalil.

2). Perlawanan di Tasikmalaya, Jawa Barat

3). Perlawanan Sejumlah Perwira Pembela Tanah Air di Blitar

   Perlawanan sejumlah perwira Pembela Tanah Air (Peta) di Blitar terjadi pada 14 Februari 1945 yang dipimpin oleh Syudanco Supriyadi. Ia adalah seorang syodanco (komandan peleton) Peta. Perlawanan Supriyadi ini disebabkan karena tidak tahan lagi melihat kesengsaraan rakyat yang mati karena romusha. Namun perlawanan tersebut dapat diredam oleh Jepang.

   Pada pertengahan tahun 1945, Jepang telah banyak mengalami kekalahan melawan Sekutu, salah satunya kekalahan Jepang atas Sekutu di pulau Saipan. Pulau Saipan ini merupakan salah satu basis pertahanan tepenting  Jepang di Asia pasifik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Pety Nopiyanti

a student of Muhammaadiyah University

Buat Video Tahunanmu Sendiri!

Kami mendukung anda untuk maju.

sineasmudaindonesia

A topnotch WordPress.com site

%d bloggers like this: