• Mori Manjusri’s Archives

  • Mori Manjusri’s Categories

  • Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images
  • Mori Manjusri’s Posting

  • Mori Manjusri’s Event

    Jadwal Pertandingan FC Barcelona musim 2015/2016June 15th, 2015
    Untuk mengetahui jadwal pertandingan FC Barcelona musim 2015/2016, kunjungi http://www.fcbarcelona.co.id/football/first-team/calendar
  • Cute Graphics, Cute Quotes, Cute Images
  • Mori’s Manjusri Top Posts & Pages

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 69 other followers

  • Mori Manjusri's Diary

  • Mori Manjusri’s Community

Fiqih dan Ushul Fiqih


    Telah disepakati oleh para ulama islam bahwa segala tindakan baik ucapan atau perbuatan yang ada didalam ibadah dan mu’amalah, atau berupa pidana dan perdata yang terjadi dalam soal- soal aqad (contract) atau pengolahan ( al- Tasharuf), dalam syariat islam itu masuk dalam lapangan hukum. Hukum- hukum itu sebagian telah dijelaskan dalam nash- nash al- Qur’an dan as- Sunnah, sedang dan sebagian yang lain belum dijelaskan.

   Dari kumpulan hukum- hukum syar’iyah yang berhubungan dengan segala tindakan manusia, baik berupa ucapan atau perbuatan, yang diambil dari nash- nash yang ada, atau dari mengistinbath dalil- dalil syariat islam lain bagi kasus yang tidak terdapat nashnya; terbentuklah Ilmu Fiqih.

    Kata “ Fiqih” menurut bahasa berasal dari bahasa faqiha- yafqahu- fiqhan yang berarti “mengerti atau faham”.Dari sini dapat ditarik perkataan fiqh, yang memberi pengertian tentang kepahaman dalam hukum syariat yang sangat dianjurkan oleh Allah SWT dan Rasul-nya. Jadi, ilmu fiqh adalah suatu ilmu yang mempelajari syariat yang bersifat amaliah ( perbuatan) yang diperoleh dari dalil- dalil hukum yang terperinci dari ilmu tersebut. Sedangkan fiqih menuru istilah  syara’ adalah pengetahuan tentang hukum- hukum syariat islam mengenai perbuatan manusia yang yang diambil dari dalil- dalilnya secara terperinci, ataupun dengan kata lain yaitu dengan yurispudensi atau kumpulan hukum- hukum syariat islam mengenai perbuatan manusia, yang diambil dari dalil- dalilnya secara terperinci.

     Dalam buku lain dituliskan bahwa pengertian fiqh secara etimologis berarti ‘’ paham yang mendalam’’.Bila‘’paham’’ tersebut dapat digunakan untuk hal-hal yang bersifat lahiriyah, maka fiqih berarti paham yang menyampaikan ilmu zhahir kepada ilmu batin. Karena itulah Al- tirmizi menyebutkan ‘’fiqh tentang sesuatu,’’ berarti mengetahui  batinya sampai kepada kedalamnya.

    Setelah dibicarakan Al- Fiqh diatas, maka dibawah ini akan membicarakan tentang Ushul Fiqh. Sebagaimana diketahui bahwa ushull fiqih adalah akar, atau juga dapat diartikan dasar dalam arti tamtsilan. Jadi Ushul fiqih adalah dasar yang dipakai oleh fikiran manusia untuk membentuk hukum yang mengatur kehidupan manusia sebagai anggota masyarakat.

    Kita mengetahui bahwa ushul fiqih mempunyai beberapa pengertian dari pakar fiqih seperti:                   1. Prof.Dr.Tm. Hasbi Ash Shiddieqy, telah mengemukakan difinisi Ushul Fiqih yang lengkap yaitu “Ushul Fiqih adalah kaidah- kaidah yang dipergunakan untuk mengeluarakn hukum dari dalil- dalilnya, dan dalil- dalil hukum (kaidah- kaidah yang menetapakan dalil- dalil hukum)”. Dalil –dalil yang dimaksutkan adalah undang –undang (kaidah yang ditimbulkan dalam bahasa). Maka dengan uraian diatas dapat dipahami bahwa yang dikehendaki dengan ushul fiqih adalah dalil- dalilnya seperti Al- quran, sunnah nabi, Ijma’ dan qiyas.

2. Diketahui dengan Ushul Fiqih sebagai rangkaian kata- kata ialah:                                         A. kaidah- kaidah istimbath hukum (fiqh) yang diambil dari undang- undang bahasa arab, larangan    menunjukkan menerangkan keadaaan- keadaan lafaz yang memfaedahkan kepada umum.                      B. Dalil- dalil hukum (fiqh), seperti perbuatan Nabi Muhammad SAW menjadi hujjah, seperti Ijma’ menjadi hujjah dan qiyas hujjah.

3. Ahli ushul Fiqih mengartikan dan memaksutkan pula bahwa perkataan Ushul itu jama’ dari kata Ashal yang mempunyai arti yang kuat atau rajih.                                                                                                                                                                4. Kemudian yang diinginkan dengan Ushul Fiqih sebagai cabang ilmu syariat atau suatu disiplin ilmu adalah ilmu pengetahuan yang menjelaskan undang- undang atau kaidah- kaidah dan pembahasan yang dipergunakan bagi mengistimbathkan hukum-hukum syara’ yang bersifat amal perbuatan dari dalil- dalil yang tafsily atau terinci.

5. Definisi Ushul Fiqih yang dikemukakan Drs. Muhammad Thalib ialah kaidah- kaidah yang merupakan sarana untuk memdapatkan hukumannya, perbuatan yang diperoleh dengan cara mengumpulkan dalil secara terperinci”.

6. Ta’rif Ushul Fiqh yang dikemukakan oleh A. Hanafie ialah sumber atau dalil. Fiqh ialah mengetahui hukum- hukum syara’ tentang perbuatan seseorang mukallaf, seperti hukum wajib, haram, mubah, syah atau tidaknya sesuatu perbuatan dan lain- lain. Orang yang mengetahui hukum- hukum itu disebut Faqih. Hukum- hukum tersebut ada sumbernya, yaitu Quran, Hadits, Ijma’, dabn Qiyas.  

 Maksut dan tujuan mempelajari  ilmu fiqih / ushul fiqih bagi umat muslim ialah:

  • Tujuan mempelajari Ilmu Fiqih ialah untuk menerapkan hukum- hukum syariat islam terhadap perbuatan dan ucapan manusia. Jadi, ilmu fiqih itu adalah rujukan seorang hakim dalam keputusannya, rujukan seorang seorang Mufti dalam fatwanya, dan rujukan seorang mukallaf untuk mengetahui hukum syariat dalam ucapan dan perbuatannya.
  • Tujuan mempelajari ilmu Ushul fiqih ialah untuk menerapkan kaidah- kaidah dan pembahasannya terhadap dalil- dalill terinci untuk mendatangkan hukum syariat islam yang diambil dai dalil- dalil tersebut. Jadi,dengan kaidah dan pembahasan ilmu Ushul Fiqih dapat dipahami nash- nash syar’iah dan hukum- hukum yang dikandungnya.

  Dalam buku lain yang berjudul Fiqh Ushul Fiqh karya DRS. H.A. Syafi’I Karim menyebutkan bahwa yang menjadi dasar dan pendorong bagi umat islam untuk mempelajari ilmu fiqh dan Ushul Fiqh ialah sebagai berikut:

  • Tujuan mempelajari Ilmu Fiqh ialah untuk menerapkan hukum syara’ pada setiap perkataan dan perbuatan mukallaf, karena itu ketentuan- ketentuan itulah yang dipergunakan untuk memutuskan segala perkara dan yang menjadi dasar fatwa, dan bagi setiap mkallaf akan mengetahui hukum syara’ pada setiap perkataan dan perbuatan yang mereka lakukan
  • Sedangkan tujuan mempelajari Ushul Fiqh adalah untuk mengetahui hukum- hukum syariat Islam dengan jalan yakin( pasti) atau dengan jakan zhan (dugaan atau perkiraan) dan untuk menghindari Taklid (mengikuti pendapat orang lain tanpa mengetahui alasan- alasannya). Hal ini dapat berlaku kalau memang benar- benar Ushul Fiqh itu digunakan semestunya, yaitu mengambil hukum soal- soal yang pokok atai dengan mengembalikan  soal- soal cabang kepada soal- soal pokok.   

2 Responses

  1. berarti kalau fiqh itu produk/hukum-nya tpi kalau ushul fiqh itu proses terjadinya suatu produk/hukum. begitu ustadz mori?🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Pety Nopiyanti

a student of Muhammaadiyah University

Buat Video Tahunanmu Sendiri!

Kami mendukung anda untuk maju.

sineasmudaindonesia

A topnotch WordPress.com site

%d bloggers like this: